Medan, Sihanouknewpost - Sebuah Maskapai penerbangan pesawat jet Alaska Airlines menabrak seekor beruang di bandara Alaska, Amerika Serikat.
Insiden tersebut menyebabkan beruang mati dan menyebabkan kerusakan pada pesawat jet tersebut. Dilansir oleh Associated Press tidak ada penumpang dan awak yang mengalami korban akibat insiden tersebut.
Insiden tersebut berada di kawasan tenggara Alaska. Menurut Juru Bicara Badan Pengawas Transportasi Publik dan Fasilitas Alaska, Pesawat Boing 737-700 itu sedang mendarat namun menambrak seekor beruang coklat.
Pada saat itu ada 2 ekor beruang yang berada di lintasan penerbangan, diketahui seekor anak beruang berhasil selamat dari kejadian tersebut.
Menurut laporan dari Badan Pengawas Bandara, kru darat sebenarnya sudah membersihkan landasan sebelum pesawat melakukan pendaratan. Saat itu kru tidak melihat satupun ada hewan liar di sekitar landasan.
Akan tetapi ketika saat henda melakukan pendaratan, Awak Pilot terkejut ketika melihat ada dua ekor beruang melintas di tengah landasan.
Kedua beruang itu terlihat menghindar dari roda pesawat pada bagian hidung, tetapi saya bisa merasakan ada sedikit benturan pada bagian kiri setelah pesawat mendarat" Kata Pilot tersebut.
Sang pilot lantas melihat bangkai beruang itu terbujur berlumur darah pada jarak enam meter dari tengah landasan.
Kru darat lantas langsung menutup landasan bandara dan mengusir hewan liar dengan membuat api unggun.
Bangkai beruang langsung di bersihkan oleh awak darat dan dibawa oleh Departemen Perikanan Alaska.
Hal ini tentu tidak hal baru terjadi di bandara Alaska. Hal sebelumnya pernah terjadi saat pesawat hendak mendarat menabrak rusa kutub.

0 Komentar