Medan, Sihanouknewpost - Pemerintah Meksiko mengumumkan bahwa telah menemukan kuburan masal di sebuah kota El Salto, Jalisco. Yang disana telah ditemukan 113 Jenazah korban pembunuhan, 30 diantaranya berhasil di identifikasi.
Dari 30 Jenazah, telah dikonfirmasi 28 berjenis Pria dan 2 perempuan, ujar juru bicara pengacara negara bagian Gerardo Ocatvio.
Menurut juru bicara pemerintah, kuburan masal itu ditemukan pada bulan oktober lalu di beberapa titik, dan penggalian masih terus di lakukan, mengingat patut diduga masih banyak lagi korban-korban lainnya.
Hingga berita ini dirilis, otoritas pemerintah Meksiko belum mengungkap identitas dan mengapa jasad korban bisa berakhir di kuburan masal tersebut. Memang belakangan ini banyak kabar berkembang tenang hilangnnya beberapa warga yang tidak bisa di temukan, apakah ada kaitannya dengan jenazah tersebut.
Beredar kabar, korban-korban tersebut adalah diduga salah satu korban tindak kekerasan di Jalisco yang meningkat beberapa akhir Tahun belakangan ini.
Kejadian seperti ini sebenarnya tidak hal baru yang terjadi di Meksiko, diwilayah tetangga Jalisco, juga ditemukan kuburan masal pada oktober lalu. Pemerintah setempat menemukan 59 jenazah di kota Salvatierra. Sama seperti jenazah yang ada di Jalisco, diduga ada sangkutannya dengan persaingan kartel narkoba yang semakin bersaing memperebutkan daerah nya kekuasaan.

0 Komentar