Medan, Sihanouknewpost - Rusia dikabarkan akan membangun pangkalan angkatan laut di lepas pantai laut Merah Sudan. Hal tersebut dituang dalam rancangan perjanjian kerja sama terbaru dengan Sudan yang telah dipublikasikan di situs pemerintahan Rusia.

Rancangan perjanjian tersebut telah ditandatangani oleh Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishutin. Draf Terebut mengabarkan pangkalan tersebut akan menjadi pusat pendukung logistik. "Perbaikan dan Suplai operasi serta persinggahan untuk Kru Militer Rusia dapat dilakukan" 

Rencana pangkalan ini dapat menampung sedikitnya 300 prajurit dan sipil serta kapal bertenaga nuklir. Pangkalan ini terletak di pinggiran utara pelabuhan Sudan.

Rencana kerja sama ini dikatakan akan mendapatkan hak untuk mengangkut senjata, amunisi dan berbagai alat kebutuhan militer Rusia. 

Seperti diketahui, beberapa Tahun terakhir Rusia mengubah arah geopolitiknya ke pandangan Afrika, Salah satu contoh yakni menjalin kerja sama militer dengan Sudan pada Mei 2019 yang berlaku selama 7 tahun.