Medan, Sihanouknewpost - Teroris Boko Haram baru-baru ini muncul ke permukaan bukan karena diadili, melainkan melakukan serangan kepada warga sekitar, setidaknya ada 110 korban dari petani nigeria yang tewas mengenaskan dibantai oleh Milisi Boko Haram.
Pembantaian itu sebagai aksi balasan setelah satu anggota dari boko haram ditangkap oleh para petani disana. Insiden ini terjadi setelah para petani sekitar merasa resah dengan ulah ekstrimis Boko Haram yang kerap mencuri uang dari hasil panen mereka. Saat adanya kesempatan mereka melawan dan mengikatnya dan di masa oleh petani.
Sebagai balasan lanjutan, kelompok bersenjata Boko Haram dengan bersenjata lengkap menyerbu desa Koshobe, sedikitnya 110 orang tewas dalam sekali serang dan serangan paling mematikan dalam kurung waktu beberapa tahun belakangan ini.
Mereka mengikat para korban dan menggorok lehernya dengan sadis, sebut juru bicara pemerintah. Kebanyakan dari pada korban adalah pekerja migran yang datang dari timur laut negara itu. Kesadisan Boko Haram tidak hanya sampai situ, Sawah dan rumah pedesaan para petani juga dibakar oleh kelompok ekstrimis yang dikenal sadis tersebut.
Insiden tersebut merupakan serangan paling kejam terhadap warga sipil tak berdosa di tahun ini, dan Kordinator Kemanusiaan dan Hak Asasi Manusia PBB sangat mengutuk keras tindakan tersebut, dan meminta pemerintah terkait menindak tegas kelompok ekstrimis tersebut.

0 Komentar