Medan, Sihanouknewpost - Pemerintah Kamboja memberikan bantuan obat-obatan, uang tunai 20$ dan suguhan film gratis setelah berjuan melewati masa-masa sulit karena virus corona yang sangat berdampak penuh pada pariwisata dalam negeri.

Ratusan tukang becak sehari-hari memenuhi kebutuhan hidup, tampak terlihat santai di becak mereka masing-masing selama pemutaran film pada hari sabtu di Phnom Penh.

Film yang diputar yakni berjudul "Fathers" hasil karya dalam negeri Kamboja, Huy Yaleng yang menceritakan perjuangan seorang ayah untuk menghidupi keluarganya.

Pemutaran film ini merupakan ide dari seorang mahasiswa bernama Taing Huang Hao, yang telah membantu mengelola penggalangan dana di media sosial untuk amal bagi para tukang becak. Dia bekerja sama dengan sutradara Yaleng untuk mengumpulkan 5.000$.

Dalam film tersebut mereka dapat melihat diri mereka berada dalam kesulitan yang diperankan di dalam film sehingga mereka tidak perlu malu, sebab perjuangan mereka sangat hebat.

Becak Kamboja atau Cyclo sangat populer bagi para pelancong yang sekedar ingin berjalan-jalan ataupun menikmati hiruk pikuk kota Phnom Penh dengan santai.

Namun sejak pandemi corona sangat berdampat besar bagi para perekonomian secara global hingga membuat jumlah turis yang datang anjlok serta otomatis berdampak pada penghasilan para tukang becak.