Medan, Sihanouknewpost - Sekitar 20.000 pasukan keamanan nasional tiba di Washington DC untuk melakukan operasi pengamanan pelantikan Presiden Amerika yang baru Joe Biden.
Kepala Kepolisian Washington DC mengatakan hal tersebut dalam rangka persiapan pelantikan Presiden Biden. Jumlah pasukan yang dikerahkan keamanan saat ini menjadi yang terbesar dalam sejarah pelantikan apapun di dunia.
"Saya khawatir sebelum mencapai hari H adalah hari genting" ucap Contee Kepala Kepolisian WDC. Serangan pada acara besar ini sangat rentan terjadi dan menjadi kekawatiran terbesar bagi dirinya.
Himbauan kepada seluruh warga Amerika untuk tidak datang berkerumun ke ibu kota untuk menyaksikan pelantikan presiden pada 23 Januari mendatang. Disamping saat ini Amerika yang sedang berjuang melawan virus corona yang melanda seluruh dunia.
Sama sekali tidak ada kekawatiran tentang akan kekurangan pasukan keamanan yang akan datang dari 50 negara bagian Amerika untuk membantu mendukung kepolisian.
Sebelumnya kerusuhan sempat terjadi di gedung US Capitol pekan lalu, masa yang datang menggeruduk gedung untuk bertujuan menghentikan proses sertifikasi suara Electoral pemilu yang memenangkan Joe Biden.
Kerusuhan yang terjadi saat itu mengakibatkan meninggalnya 5 orang korban jiwa, sejunlah pihak mengecam aksi demonstan tersebut dan menyebutkan hal tersebut merupakan kemunduran dari demokrasi yang ada di Amerika itu sendiri.
Disamping hal tersebut ancaman-ancaman dari luar yang tidak bisa diduga-duga, yakni antisipasi dari aksi serangan bersenjata yang ingin melukai sang presiden terpilih menjadi agenda yang wajib menjadi perhatian pasukan keamanan pelantikan Nasional tersebut.

0 Komentar