Medan, Sihanouknewpost - Badan Intelegen Amerika (CIA) menuduh Iran sebagai markas baru bagi kelompok teroris Al-Qaeda.
Belakangan ini hubungan Amerika dengan Iran tidak sedang baik, oleh beberapa rangkaian aksi teror yang dilakukan kedua belah negara.
Menteri Luar Negeri Iran, Muhamamad Javad menepis tuduhan yang disangkakan kepada negaranya, dia justi menuding Amerika Serikat sedang membuat tuduhan yang akan mengopinikan kepada seluruh dunia bahwa negara Iran adalah negara kelompok teror.
Dalam sebuah Konfrensi Pers, Menteri Luar Negeri Amerika, Mike Pompeo mengatakan Iran sangat membenci Amerika dan menjadikan Amerika menjadi salah satu musuh terbesar mereka, Al-Qaeda yang sudah bertahun-tahun menjadi musuh Amerika dan terus di gempur oleh pasukan Elit Amerika akan sejalan dengan Iran yang membenci pihak Amerika.
Al-Qaeda sudah mempunyai markas baru, tepatnya di wilayah Iran sebut Pompeo dalam forum National Pres Club. Dia menambahkan Afghanistan baru telah muncul di kota Iran, secara geografis negara yang bermusuhan dengan Arab Saudi adalah pro Al-Qaeda.
Menurut Pompeo melalui Badan CIA Amerika, kelompok teroris ini beroperasi di Afganistan sejak 1988 beroperasi di daerah wilayah pegunungan, namun saat ini Al-Qaeda lebih aman dan tidak seperti dulu, mereka menjalankan aksinya dengan segala fasilitas yang diberikan dengan bangunan keras dibawah perlindungan rezim Iran.
Mantan Direktur Badan Intelejen Pusat menyerukan seluruh komunitas internasional yang ada di dunia agar memberikan tekanan kepada pihak Iran untuk tidak turut ikut campur membantu kelompok teroris yang dilarang.

0 Komentar