Medan, Sihanouknewpost - Departemen Pertahanan dan Keamanan Amerika mengumumkan peringatan berskala nasional terhadap aksi terorisme pada rabu waktu setempat. Dalam edaran tersebut keluar edaran potensi ancaman dari ekstrimis anti pemerintah yang dipimpin oleh Joe Biden dan aksi anti pemerintahan menentang presiden terpilih yang baru.
Informasi yang dikeluarkan dari pemerintah Amerika tersebut sangat mendasar, sebab beberapa belakangan terakhir aksi kekerasan ekstrimis bermotivasi pada idologis dan keberatan terhadap otoritas pemerintahan terpilih yang baru, serta narasi yang terus dibangun untuk menghasut, mengajak serta mendukung kekerasan.
"Kerusuhan yang terus berlanjut dalam beberapa hari ini tidak perlu di kawatirkan, hal ini merupakan aksi individu yang frustasi dengan pelaksanaan otoritas pemerintah yang semakin transparan dan jujur serta mendepankan kepentingan Amerika" Sambung pengumunan tersebut.
Diperkirakan aksi kriminal ini akan tetap berlangsung hingga beberapa bulan mendatang menargetkan para pejabat terpilih dan fasilitas pemerintah.
Pemerintah Amerika terus menormalisasi keamanan di Amerika yang belakangan ini tidak setabil, namun pihak keamanan meyakini bahwa warga tidak perlu takut melakukan aktifitas seperti biasa, sebab hal ini ditangani pihak berwenang.

0 Komentar