Medan, Sihanouknewpost - Presiden yang baru dilantik Joe Biden, mengumumkan akan mencalonkan Rachel Levine, seorang pejabat kesehatan daerah Pennsylvania sebagai Wakil Menteri Kesehata. Rekam jejak sebelumnya merupakan seorang dokter yang akan menjadi pejabat federal transgender pertama.
Kepemerintahan Donald Trump meyakini calon Wakil Menterinya ini akan mantap dengan keahlian yang dia miliki dapat melewati pandemi corona yang sedang berlangsung ini.
Saat ini pilihan tersebut menjadi salah satu hal bersejarah dan sangat memenuhi kriteria dalam membantu upaya kesehatan administrasi lainnya. Disamping itu menunjukan tidak adanya perbedaan transgender di negara tersebut.
Meski terpilihnya dirinya menjadi calon kandidat terkuat menjadi Menteri Kesehatan Amerika Serikat, sangat banyak serangan berungan yang terjadi terhadapnya, terlebih dengan status identitas yang menyangkut transgendernya.
Meski dirinya bukan satu-satunya yang pernah menjadi di perkantoran ataupun di tunjuk secara nasional, namun untuk jabatan tertinggih yang akan di emban Levine merupakan jabatan strategis dan tertinggih sepanjang sejarah Amerika Serikat beridiri
Merespon dengan terpilihnya Levine mengatakan dengan bangga atas terpilihnya dirinya untuk menempati pekerjaan tersebut dan menceritakan pencapaian-pencapaian apa yang telah dia capai selama di Departemen Kesehatan Pennsylvania.
Dengan mengembangkan inovatif untuk pengobatan dan pemulihan penyakit HIV dan Hepatitis C merupakan hal yang terbaik dalam pencapaiannya.
"Saya bangga dengan pekerjaan yang telah team lakukan dalam administrasi penanganan kesehatan dan menjadi contoh meningkatkan kesadaran tentang masalah LGBT" ujarnya.

0 Komentar