Medan, Sihanouknewpost - Serbuan masa dari pendukung Doland Trump menyerbu Capital Hill dan melakukan unjuk rasa menolak hasil pemilihan umum yang telah memenangkan presiden terpilih Joe Biden.
Penyerbuan oleh penduduk Trump dinilai berbahaya dan masa depan politik Donald Trump itu sendiri. Bukan hanya itu juga akan memecak politik di Amerika Serikat.
Trump juga sempat menyampaikan keinginannya untuk kembali bersaing di pemilihan presiden tahun 2024 dan sejumlah politisi menaruh harapan terhadap Partai Republik dalam beberapa tahun kedepan.
Tetapi, perilaku buruk dari pendukung Donald Trump sendiri mencerminkan pimpinan mereka yakni bertindak arogan dan meminta orang-orang yang bekerja kepada Donald Trump di parlemen untuk membatalkan kemenangan Joe Biden namun gagal.
"Itu adalah melalaikan tugas sebagai pemimpin tertinggih dan saya pikir karir politiknya benar-benar telah selesai" ucap seorang mantan pejabat gedung putih.
Saya rasa tidak ada pemulihan dari apa yang terjadi, itu merupakan sebuah hasutan, dan harusnya dia harus dimakzulkan dari seorang presiden dan segera diadili. Sebagian dari pembantu utamanya telah mengundurkan diri sebelum pemerintahan Donald Trump resmi berakhir.
Seperti diketahui bersama akibat kerusuhan di gedung parlemen, seorang wanita menjadi korban meninggal. Seorang mantan pejabat gedung putih mengatakan kerusuhan tersebut didasari oleh pernyataan Donald Trump yang memancing kegaduhan dan dia tidak bisa berkelit dari itu.

0 Komentar