Medan, Sihanouknewpost - Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Direktur Jendral World Health Organization mengaku sangat kecewa terhadap otoritas pemerintah China yang tidak mengizinkan pejabat WHO tersebut untuk menyelidiki penyebab virus corona.
"Saya merasa sangat kecewa dengan pemerintah China karena dua anggota dari kami telah berangkat namun harus terhenti di ujung jalan" Ucap Tedros dalam Jumpa Persnya.
"Hari ini, kami mengetahui bahwa para otoritas berwenang China belum merampungkan izin yang diperlukan untuk kedatangan tim dari WHO sesampainya kami di China"
Tim yang diutus oleh WHO sendiri dikabarkan akan mengunnjungi kota Wuhan, China, tempat virus Corona diduga pertama kali muncul. Investigasi tersebut didorong setelah menyebarnya wabah virus ke seluruh penjuru dunia.
"Kami telah diyakinkan bahwa China akan mempercepat prosedur internal sedini mungkin. Kami sangat ini agar misi tersebut dapat terjalankan sesegera mungkin.
"Mereka datang dari jauh dengan perjalanan yang sulit dengan tugas mulia, namun kita bisa melihat bersama bahwa persetujuan yang diperlukan belum di dapatkan, khususnya izin visa" Ucap Tedros
"Kami tidak ingin menelantarkan orang-orang perwakilan kami dan tentunya ada jaminan keberhasilan kedatangan mereka di China" Tambahnya.
Pada Awal Juni tahun lalu, Presiden Donald Trump menyebutkan China memiliki kekuatan kendali penuh terhadap WHO, Hal tersebut didasari oleh pejabat China mengabaikan kewajiban pelaporan kepada WHO selama pandemi dan akhirnya virus semakin menyebar.

0 Komentar