Medan, Sihanouknewpost - Pria asal Rusia di penjara seumur hidup, setelah terbukti telah membunuh dan memakan potongan jenazah korban ketiga temannya.

Pria yang bernama Eduard Seleznev yang tinggal di kota Arkhangels membunuh temannya pada priode Maret 2016 sampai Maret 2017.

Dikenal sebagai Kanibal, Arkhangels mengakui dia telah membunuh ketiga korban berusia 54,43,34 tahun dan kemudian memutilasi para korban lalu memasak dan memakannya.

Seleznev membunuh para korbannya saat mereka mabuk dan merebus dan memakan potongan jenazah mereka.

Pengadilan Rusia membenarkan vonis hukuman yang dijatuhkan seumur hidup kepadanya setelah pengacara nya gagal mengajukan banding.

Potongan tubuh korbannya dipotong-potong seleznev dan disimpan di dalam kantong plastik, dan sisah potongan yang tidak ingin dia masak di buang ke sungai terdekat.

Seleznev kemudian pindah ke apartemen salah satu korban yang telah dia bunuh, dan mengatakan kepada orang tua korban bahwa anaknya telah bekerja di kota lain.

Hasil laporan kepolisian mendapatkan bukti baru bahwa Seleznev juga memasak kucing, anjing, dan hewan kecil yang dia temukan di jalan.

Hasil Psikiater menyatakan Seleznev gila dan bertanggung jawab penuh atas perbuatan pembunahnnya sehingga harus di sidangkan.

Mahkamah Agung Rusia telah meninjau ulang barang bukti, keterangan para saksi dan pelaku, dan memberikan hukuman seumur hidup kepada Seleznev dan tanpa kemungkinan bebas bersyarat