Medan, Sihanouknewpost - Mantan Presiden Amerika Donald Trump kembali gagal di sidang pemakzulan keduanya. Melalui pernyataan tertulis dirinya mengatakan ia adalah seorang pemenang.

"Saya akan selalu menjadi pemenang di depan hukum, menjadi pahlawan penegak hukum, dan menjadi wakil orang Amerika"  Ucapnya.

Juru Bicara Donald Trump mengatakan Presiden ke - 45 bersikap lega setelah mengetahui ia bebas dari segala tuduhan.

Trump menganggap sidang pemakzulannya dimotori Partai Demokrat sangat merendahkan hukum dan merendahkan nama Amerika serikat sendiri, mereka mencoba menggunakan hukum sebagai alat balas dendam politik.

Ini adalah cara menyedihkan di zaman kita dimana salah satu partai politik di Amerika di berikan kebebasan untuk merendahkan supremasi hukum, memfitnah penegak hukum memanfaatkan perusuh, dan mengubah keadilan menjadi alat pembalasan.

Donald Trump selamat dari pemakzulan keduanya setela suara keseluruhan senat gagal mengumpulkan suara minimal 67 suara yang diperlukan. Hasil pemungutan suara hanya menghasilkan 57 suara anggota senat yang setuju memberikan hukuman kepada presiden Donald Trump dan 43 menolak.

Donald Trump berterima kasih kepada tim hukumnya dan senator yang mendukungnya dan kepada orang yang setia kepadanya.

Donald Trump pertama kali menghadapi sidang pemakzulan pada 2019 karena dituduh melakukan penyalahgunaaan kekuasaan dengan memata-matai Joe Biden.