Medan, Sihanouknewpost - Setidaknya 500 orang dievakuasi hari ini dari sebuah desa di Indonesia setelah kebakaran besar terjadi di Kilang Pertamina Balongan di provinsi Jawa Barat, Indonesia.



Warga Desa Balongan dipindahkan ke dua pusat evakuasi. Ledakan keras terdengar di kilang minyak Balongan dini hari tadi dan rekaman video menangkap api besar dan asap hitam tebal membumbung ke langit.



Menurut media setempat, mengutip keterangan saksi mata, ledakan terdengar hingga radius puluhan kilometer dari pusat gempa. "Sekitar pukul 00.30 [waktu setempat] terjadi ledakan yang sangat kuat. Rumah warga berguncang dan ada yang pecahan kaca," kata salah satu saksi kepada Teras Pendopo.



Pihak berwenang mengimbau warga untuk tetap tenang dan menjauhi api. Empat warga yang terluka saat melewati kawasan tersebut mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD Indramayu.



Pejabat Pertamina mengatakan penyebab kebakaran tidak jelas, namun terjadi hujan lebat dan petir pada saat kebakaran besar terjadi.



Kondisi stok nasional sangat aman. Kami minta masyarakat tidak panik karena stok melimpah, ” ujarnya.



Mulyono mengatakan stok bensin 10,5 juta barel cukup untuk 27-28 hari ke depan dengan asumsi konsumsi nasional 62.500 kl per hari. 8,8 juta barel solar akan mencukupi dalam 20 hari ke depan dan pasokan avtur sekitar 3,2 juta barel atau setara dengan 74 hari konsumsi.



The kilang Balongan meledak dan terbakar pada Senin pagi di 12:45. Petugas pemadam kebakaran kesulitan memadamkan api karena bahan bakar yang disimpan di kilang. Penyebab kebakaran masih belum diketahui.



Kilang tersebut merupakan salah satu yang terbesar di Indonesia dengan kapasitas produksi 125.000 barel per hari. Kegiatan kilang Balongan antara lain mengolah minyak mentah yang dipasok dari Minas dan Duri di Provinsi Riau.


Minyak mentah dari Riau diolah menjadi bahan bakar minyak, minyak non bahan bakar, dan petrokimia. Kilang tersebut telah beroperasi sejak tahun 1994.