Medan, Sihanouknewpost - Kepolisian Inggris mulai mengidentifikasi sejumlah korban pemerkosaan pelaku Reynhard Sinaga dan diduga telah mencapai sekitar 200 korban. Reynhard Sinaga merupakan seorang warga kebangsaan Indonesia yang sedang berkuliah di Inggris.
Reynhard Sinaga dinyatakan bersalah oleh Kepolisan Inggris karena perilaku menyimpang dan Asusila kepada sesama jenis dengan melakukan pelecehan seksual serta pemerkosaan terhadap beberapa Pria.
Pria berumur 37 Tahun asal Kota Depok itu tinggal di sebuah Apartemen flat sewaannya, didekat apartemennya sangat dekat jaraknya hanya beberapa menik berjalan kaki bisa sampai Klub malam Factory 251.
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas terkemuka Leed itu menunggu calon mangsanya di klub malam tersebut. Sebelum ia melakukan aksinya dia mengajak minum terlebih dahulu sang korban, namun minuman tersebut telah dicampur dengan obat bius yang membuat sang korban pingsan, kemudian dia membawa korban ke apartemennya yang dekat sekali dengan klub malam tersebut.
Aksi nya terbongkar setelah salah satu korbannya terbangun pada saat Reynhard sedang melakukan aksinya dan perkelahian pun tidak terhindari, kemudian korban melakukan laporan kepada kepolisian terkait kejadian tersebut.
Ketika Polisi melakukan penyelidikan dan menyita Hp Pelaku, tak disangka mereka menemukan ratusan detik dan video terkait kelakuan pelaku yang di dokumentasi kan oleh Reynhard Sinaga.
Penemuan ini berlanjut dan mengarahkan kepada penyelidikan lebih besar dan pemerkosaaan terbesar dalam sejarah Inggris yang pernah ada. Hingga saat ini tercatat Reynhard Sinaga telah melakukan pelecehan kepada sekitarnya 206 Pria.

0 Komentar