Medan, Sihanouknewpost - Tentara Militer Pakistan terlibat baku tembak dengan pasukan militer India di perbatasan wilayah Kashmir.

Keterangan tersebut di ungkapkan melalui juru bicara militer Pakistan, kontak senjata tersebut berada di perbatasan sepanjang garis kontrol. Pasukan India diketahui memulai pelanggaran gencatan senjata di Sektor Bangsar. Hampir berapa jam kontak senjata berlangsung, selama baku tembak berlangsung menewaskan dua tentara Pakistan Tewas.

Tentara Pakistan sangat menanggapi kejadian tersebut dengan serius, dan sangat mengutuk sikap India yang melanggar gencatan senjata yang sebelumnya telah di sepakati kedua negara.

Hubungan kedua negara rival Asia Selatan itu memang sudah memanas setelah India membatalkan otonomi khusus negara bagian Jammu dan Kashmir pada Agustus tahun lalu.

Kashmir wilayah bagian Himalaya yang memiliki mayoritas masyarakat muslim itu saat ini dikuasai oleh India dan sebagian oleh Pakistan dan sebagian oleh China. Sejak dipisahkan pada 1947 India dan Pakistan telah melakukan kontak senjata sebanyak 3 kali guna memperebutkan wilayah Kashmir.

Beberapa masyarakat penghuni wilayah Kashmir ikut mendukung kepemerintahan Pakistan dan ikut berperang melawan India untuk kemerdekaan atau bersatu dengan Pakistan.

Menurut data yang bisa di himpun oleh Organisasi Hak Asasi Manusia Internasional,  sedikitnya ada 4000 terbunuh dan disiksa dalam konflik yang berkepanjangan tersebut.

Hingga saat ini kedua negara masih berstatus siaga guna menghadapi ancama serangan dari negara masing-masing.