Medan, Sihanouknewpost - Kelompok bersenjata Houthi mengancam bakalan menyerang salah satu situs bersejarah milik Israel yang sangat penting.
Juru bicara Biru Politik Houthi, Fadi Abu Thalib, mengatakan pihaknya tidak akan ragu-ragu dan segan melawan Israel.
"Kami tidak akan ragu untuk melakukan serangan ke situs bersejarah Israel, bagi kami Israel adalah Musuh" Ucap Thalib.
Oleh karena itu, merupakan hal yang mutlak jika Houthi bersikap anti zionis Israel dan bersiap kapan saja melawan Israel jika diserang. Menurut laporan media lokal Israel, militer Israel telah mempersiapkan peralatan militer canggih dan kubah anti rudal untuk mencegah kemungkinan terburuk jika seandainya pihak Houti dibantu pasukan Irak yang didukung Iran menyerang negaranya.
Ketakukan tersebuh seiring meningkat setelah peringatan pembunuhan oleh sekutu Israel yaitu amerika yang membunuh Jendral tertinggih Iran Qasem Soleimani.
Soleimani merupakan Pimpinan Komando Pasukan Quds, yaitu pasukan elite dari Garda Revolusi Iran yang dibunuh pada serangan tanpa awak di Baghdad Irak 20 Januari tahun lalu.
Disusul oleh pembunuhan seorang ilmuan terkemuka Iran Mohsen Fakhrizadeh yang dibunuh akhir November tahun lalu.
Iran sangat mengutuk aksi pembunuhan tersebut dan menyalahkan Israel sebagai dalang dari aksi pembunuhan Ilmuan mereka yang diduga sebagai otak dari penelitian nuklir untuk digunakan sebagai senjata militer Iran.

0 Komentar