Medan, Sihanouknewpost - Wabah Flu Burung kembali melanda India baru-baru ini, sedikitnya ribuan burung di empat negara bagian Rajasthan, Madhya, Pradesh, Himachai Pradesh dan Kerala.
Menteri Peternakan dan perikanan mengatakan wabah virus Flu Burung sendiri dibawa dari migrasi burung ke wilayah tersebut.
Virus Flu Burung sendiri terjadi antara September-Oktober hingga Februari-Maret saat musim dingin yang dibawa oleh burung migram yang memasuki wilayah India.
Sejauh ini kementerian kesehatan India belum mencatat kasus Avian Influenza dan memberikan himbauan untuk terus mengawasi dengan ketat saudara yang sekiranya ada berkontak langsung dengan unggas yang mati.
Pemerintah sendiri telah menetapkan protokol kesehatan dengan memperkuat biosekuriti peternakan unggas, dan mendisinfeksi daerah-daerah yang rentan serta melakukan protokol pemusnahan bagi unggas yang telah mati dengan cara yang benar.
Pemerintah telah menginstruksikan Kementerian Peternakan untuk langsung mengambil sampel darah bagi unggas yang telah mati dan mendata wilayah-wilayah yang rentan terkena virus tersebut.
India sendiri memiliki populasi yang sangat padat yang berisiko tinggih terpapar flu burung, entah itu melalui peternakan ataupun persebaran lainnya. Para peneliti kesehatan mengingatkan India perlu menanggapi dengan serius virus ini di tengah virus corona yang semakin menyebar akan membuat India rentan dan tak sanggup menangani virus yang ada.
India pertama kali mengabarkan dilanda virus flu burung pada tahun 2006, namun tidak ada data dan bukti virus tersebut menyerang ke manusia. Namun India dianggap perlu menganggap dengan serius agar kejadian yang sepele yang terjadi di kota Wuhan, China dapat segera teratasi.
0 Komentar